
PT Indofarma
Tbk (INAF) tengah mengkaji sebuah kerja sama dengan Palang Merah Indonesia
(PMI), dalam menghasilkan obat jenis albumin, sehingga bisa membantu masyarakat
dalam mendapatkan darah dengan harga terjangkau.Lebih lanjut ia menuturkan, selama ini Indonesia menghasilkan obat albumin yang didapat dari Cina dan India. Obat albumin yang dijual dari kedua negara tersebut seharga Rp 900 ribu-Rp 1 juta per 100 mililiter.
"Dengan kerja sama tersebut, maka masyarakat bisa membeli obat albumin hanya sebesar 40 persen dari harga obat impor dari Cina dan India. Jadi masyarakat bisa menghasilkan albumin dengan harga yang lebih murah," ujar Elfiano.
Ia menambahkan, masyarakat Indonesia dalam setahun memerlukan obat albumin senilai Rp 100 miliar. Dengan memperoleh obat albumin, maka bisa lebih meminimalisir dana.
Sebagai informasi, albumin merupakan obat yang berbentuk darah dan dapat berfungsi memelihara tekanan onkotik. Dari tekanan onkotik yang ditimbulkan oleh albumin akan memelihara fungsi ginjal dan mengurangi edema pada saluran pencernaan, serta dimanfaatkan dengan metode hemodilusi untuk menangani penderita serangan stroke akut. (sumber gatra.com)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar